Tanda serta Gejala Diare, Dehidrasi Sebagai Akibat Berbahaya

Diare adalah suatu keadaan berak yang tidak normal dari biasanya dengan konsistensi lembek atau cair serta frekuensi lebih dari 3 kali dalam 24 jam. Kondisi ini biasanya dimulai dengan berak encer dengan frekuensi buang air besar lebih dari biasanya. Diare merupakan penyakit yang menyerang sistem pencernaan, umumnya disebabkan oleh alergi, keracunan atau makanan yang terkontaminasi bakteri, parasit atau virus penyebab diare. Pada sebagian manusia, kasus ini dapat beberapa hari, tetapi untuk sebagian kasus lainnya dapat berlangsung lama sampai berminggu - minggu bahkan berbulan - bulan untuk diare dengan penyakit komplikasi penyerta.

 Diare adalah suatu keadaan berak yang tidak normal dari biasanya dengan konsistensi lembe Tanda serta Gejala Diare, Dehidrasi Sebagai Akibat Berbahaya

Sekarang ini diare masih merupakan penyakit yang harus diperhatikan untuk negara berkembang seperti Indonesia. DiIndonesia sendiri Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas 2007) yang dilakukan kemenkes cq badan litbang tahun 2007 diare merupakan penyebab kematian pertama untuk bayi yaitu 31,4% serta anak 25,2%, serta menduduki peringkat ke 13 sebagai penyebab kematian semua umur dengan proporsi sebesar 3,5 persen. Sedangkan berdasarkan kategori penyakit menular, diare menduduki urutan ke 3 penyebab kematian setelah Pneumonia serta TBC. Dari data tersebut, golongan usia yang paling banyak mengalami diare adalah balita dengan prevalensi sebesar 16,7 persen. data kami himpun dari buletin depkes diare. (Sumber data).

Diare merupakan penyakit paling unum menyerang disegala umur, tetapi jangan pernah menganggap remeh hal ini, karena diare dapat menyebabkan kehilangan cairan berlebih (dehidrasi sedang - berat) yang berakibat sangat fatal apabila tidak mendapat penanganan yang serius. 

Diare sendiri dapat dibedakan menjadi beberapa macam tergantung dari jenis serta penyebabnya, beda jenis serta beda penyebabnya maka akan beda pula tanda serta gejala yang ditimbulkan, berikut tanda serta gejala diare yang berhasil kami rangkum berdasarkan beberapa refferensi.

Tanda serta gejala diare Berdasarkan jenis

  • Diare sekretorik yaitu diare yang disebabkan oleh meningkatnya sekresi serta menurunnya absorbsi air serta elektrolit pada usus. Adapun tanda serta gejala diare jenis ini ialah volume tinja banyak serta cair, bunyi perut lebih sering dari biasanya pertanda peningkatan pergerakan usus, nyeri perut serta demam serta sebagian orang juga mengalami rasa tidak nyaman akibat peningkatan peristaltik usus.
  • Diare osmotik yaitu Diare yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan osmotik intralumen dari usus halus yang disebabkan obat-obat atau zat kimia yang hiperosmotik, malabsorbsi umum, serta defek dalam absorbsi mukosa usus, misal pada defisiensi disararidase, malabsorbsi glukosa atau galaktosa. Adapun tanda serta gejala diare jenis ini hampir sama dengan diare sekretorik tetapi apabila penderita dipuasakan diare akan berhenti dengan sendirinya.
  • Diare karena keracunan makanan, Adapun tanda serta gejala diare jenis ini ialah muntah akan lebih dominan dari diare itu sendiri, demam akibat infeksi, terdapat darah atau lendir pada tinja akibat perlukaan mukosa usus.juga nyeri perut serta kram.
diatas merupakan tanda serta gejala diare berdasarkan jenis serta penyebabnya, secara umum tanda serta gejala dapat disimpulkan ialah sebagai berikut :

Tanda serta Gejala diare secara umum

  • Frekuensi berak (BAB) meningkat
  • Konsistensi tinja cair atau lembek
  • nyeri perut
  • kram perut,
  • mual,
  • muntah,
  • nyeri pada anus,
  • kemerahan di sekitar anus pada anak,
  • serta demam.
  • Gelisah serta rewel
  • Badan lemah serta lesu
  • Muntah-muntah
  • Rasa haus
  • Menurunnya nafsu makan
Selain mengetahui tanda serta gejala diare yang lebih penting lagi ialah mengetahui tanda serta gejala dehidrasi (kehilangan cairan) karen dampak yang ditimbulkan dari diare ialah kekurangan cairan karena nutrisi serta cairan yang dikonsumsi tidak dapat diserap sempurna oleh usus karena proses kerja usus diganggu oleh bakteri, parasit atau virus penyebab diare.

Berikut ini merupakan tanda serta gejala dehidrasi pada dewasa

  • warna urin menjadi pekat sampai tidak adanya urin yang dikeluarkan selama lebih dari 6 jam,
  • rasa kering di daerah mulut serta kulit,
  • lemas,
  • pusing, serta
  • pandangan gelap sampai penurunan kesadaran.

Sedangkan tanda serta gejala dehidrasi pada bayi ialah sebagai berikut

  • mata serta ubun -ubun akan terlihat cekung
  • elastititas kulit terganggu
  • anak tampak rewel serta lesu
  • banyak minum
  • menangis tetapitidak keluar air mata atau tidak kencing selama 3 jam
  • untuk dehidrasi berat pada bayi dapat menimbulkan sesak serta tidak sadar.
Dehidrasi memiliki konsekuensi yang fatal serta berpotensi merenggut nyawa penderita, terutama bila terjadi pada anak-anak. Hal ini karena ketahanan tubuh anak-anak terhadap dehidrasi jauh lebih rendah dibandingkan orang dewasa. Maka dari itu, orang tua disarankan untuk mewaspadai tanda-tanda dehidrasi pada anak. Penderita juga disarankan untuk meminum banyak cairan selama diare masih berlangsung.(alodokter.com/diare). berdasarkan hal tersebut maka sebagai orang tua tentu sangat penting juga untuk mengetahui penyebab serta cara mengatasi diare.

Dehidrasi merupakan akibat dari diare yang harus dihindari serta dicegah supaya tidak terjadi bahaya yang sangat ditakutkan, karena sangat fatal bahkan dapat merenggut nyawa.

Berikut Bahaya diare yang berhasil kami rangkum 

  • Zat-zat gizi hilang dari tubuh
  • Penderita akan kehilangan cairan tubuh
  • Seseorang dengan diare tidak merasa lapar
  • Penderita tersebut menjadi lesu serta lemas
  • Penderita dapat meninggal bila kehilangan cairan tubuh lebih banyak
Berdasarkan tanda serta gejala diare, dehidrasi sebagai akibat yang berbahaya diatas maka sudah sepatutnya kita untuk menerapkan pola hidup sehat supaya dapat mencegah diare.

0 Response to "Tanda serta Gejala Diare, Dehidrasi Sebagai Akibat Berbahaya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel