Wing Needle serta Cara Penggunaannya

Wing needle memiliki fungsi untuk pengambilan darah serta sebagai alat tranfusi cairan dengan mudah melalui pembuluh darah vena. Artikel ini akan membahas lengkap wing needle serta cara menggunakannya.

Kebutuhan akan pasien sendiri berbeda-beda serta menyesuaikan pada keadaannya, termasuk dengan penggunaan needle yang berguna untuk mengambil darah vena serta tranfusi cairan. Needle sendiri terdapat dua yaitu needle biasa serta wing needle atau needle berakup. Setiap needle memiliki fungsinya masing-masing pada pasien. 

 Wing needle memiliki fungsi untuk pengambilan darah serta sebagai alat tranfusi cairan deng Wing Needle serta Cara Penggunaannya

wing needle atau juga sering disebut dengan jarum kupu-kupu merupakan ujung spuit atau jarum yang digunakan untuk pengambilan darah atau tranfusi cairan melalui darah vena. kelebihan wingneedle dibandingkan dengan needle biasanya ialah :
  • Wing needle dilengkapi dengan saluran Fleksibel serta berfungsi menghindarkan kerusakan pada sample karena guncangan selama prosedur pelaksanaan.
  • Needle ini bersifat mudah diganti sesampai mudah dilepas dari spuit serta container vacum. 
Wing needle memiliki fungsi yang sangat baik untuk kenyamanan pasien. Hal ini dikarenakan jarum yang mudah diganti. wingneedle atau biasa dikenal dengan “ Jarum kupu-kupu” hampir memiliki kesamaan dengan jarum kontainer lainnya. Perbedaannya hanya terdapat pada dua buah akup plastik yang ada pada jarum anterior serta selang untuk menghubungkan anterior serta posterior. Penusukan yang tepat akan mudah terlihat melalui darah yang masuk pada selang. 

Penggunaan yang tepat beserta caranya akan sangat membantu dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Berikut cara penggunaan wing needle yang tepat.

1. Persiapkan alat serta bahan

Proses pertama yang harus dilakukan dalam prosedur pengambian darah vena atau tranfusi cairan menggunakan wingneedle yaitu dengan menyiapkan peralatan serta bahan yang akan digunakan. Selalu berikan kualitas yang baik dengna menggunakan alat serta bahan yang bebas dari bakteri. Termasuk penggunaan wing needle yang baru pada setiap pasien. 
alat serta bahan yang harus disiapkan antara lain
  • Wing needle
  • kapas alkohol
  • vacum tube
  • Torniquet
  • Holder
  • Handscun
  • Masker

2. Lakukan pengecekan pasien 

Sebelum melakukan tindakan apapun termasuk dengan peggunaan wingneedle, langkah berikutnya yaitu dengan melakukan pengecekan terhadap pasien serta area yang akan dilakukan penusukan. Pengecekan ini berfungsi untuk memastikan kebenaran terhadap data-data dari pasien yang akan dilakukan tindakan.

3. Tindakan

Selanjutnya yaitu proses pelaksanaan tindakan yang akan dilakukan pada pasien. Tindakan harus dilakukan dengan benar serta tepat sesuai dengan SOP penggunaan wingneedle supaya hasilnya baik serta sesuai dengan harapan.

Prosedur Pelaksanaan tindakan pengambilan darah vena menggunakan wing needle 

  • Pertama, tentukan vena yang akan ditusuk
  • pasang torniquet setinggi 2 atau 3 jari diatas area penusukan yang telah ditentukan
  • Kemudian, pasien diminta untuk melakukan pengepalan tangan
  • Lakukan palpasi dengan menggunakan telunjuk dalam memastikan vena yang akan ditusuk
  • Selanjutnya, disinfeksi permukaan kulit menggunakan alkohol 70%
  • Tusuk bagian yang akan diambil darahnya menggunakan jarum yang sudah dipasang pada holder.
  • Kemudian, saat indikator darah mulai terlihat maka jarum dipasang menggunakan tabung vacum.
  • Darah akan mengalir dengan sendirinya menyesuaikan ukuran tabung.
  • Jika sudah selesai, maka darah akan berhenti dengan sendirinya.
  • Lepaskan tabung tersebut yang terisi dengan darah.
  • Terakhir lepaskan wingneedle dari vena sambil menekan bekas tusukan dengan kapas serta buang wingneedle kedalam sampah medis.

Prosedur Pelaksanaan tindakan Injeksi cairan menggunakan wing needle


Tindakan injeksi menggunakan wingneedle biasanya digunakan untuk keperluan tertentu, salah satunya ialah untuk melakukan injeksi vitamin c + kolagen yang berfungsi untuk mencerahkan serta memutihkan kulit.
  • Pertama, tentukan vena yang akan ditusuk
  • pasang torniquet setinggi 2 atau 3 jari diatas area penusukan yang telah ditentukan
  • Kemudian, pasien diminta untuk melakukan pengepalan tangan
  • Lakukan palpasi dengan menggunakan telunjuk dalam memastikan vena yang akan ditusuk
  • Selanjutnya, disinfeksi permukaan kulit menggunakan alkohol 70%
  • Masukkan cairan kedalam spuit yang telah disediakan
  • Pasang wingneedle pada spuit serta penuhi wingneedle dengan cairan dengan menekan spuit sampai cairan keluar dari ujung jarum 1 atau 2 tetes.
  • Tusuk bagian yang akan diambil darahnya menggunakan jarum yang sudah dipasang pada holder.
  • Lakukan aspirasi sampai darah masuk kedalam selang yang berarti penusukan tepat pada vena yang dikehendaki.
  • Injeksikan cairan sampai habis.
  • Terakhir lepaskan wingneedle dari vena sambil menekan bekas tusukan dengan kapas serta buang wingneedle kedalam sampah medis.
Note :
  • Untuk prosedur pengambilan darah dengan menggunakan wingneedle, darah akan masuk sendiri kedalam tabung atau kantong darah karena wingneedle bersifat vakum.
  • Untuk prosedur Injeksi menggunakan wingneedle, harus dilakukan pembuangan udara pada selang wingneedle dengan cara memenuhinya dengan cairan sama seperti halnya needle biasa.
Karena wing needle memiliki ukuran jarum yang relatif kecil serta pendek, maka kegunaan dari jarum ini pun khusus. Tidak setiap vena diambil dengan wing needle.

Indikasinya adalah sebagai berikut :
  • Vena yang kecil pada anak-anak/bayi serta orang tua.
  • Penderita luka bakar yang cukup berat.
  • Untuk Therapi atau pengobatan dengan IV (Intra Vena)
  • Pada seseoang yang memiliki vena tipis,rapuh atau diakses
  • Untuk meminimalkan nyeri ketika Insersi ideal pada Neonatus anak atau lansia dengan vena yang rapuh serta tidak kuat.
Demikian Artikel kami tentang Wing Needle serta Cara Penggunaannya. Semoga dapat menjadi refferensi teman-teman sejawat sekalian. Terima kasih.

0 Response to "Wing Needle serta Cara Penggunaannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel